Catatan Pendongeng Keliling

Mimpi

Terang bulan

Pecahan entah keseberapa ratus menghunjamkan catatan Andras Aradi yang dituangkan Billie Holliday dalam rupa youtube dengan slide show foto-foto sephia pada pertengahan abad ke-20

Mobil vintage dan bunga diatas topi

Deru redam serangan swastika terbalik pada anarkisme cinta di balik restoran sapi gulung

Grand Piano dan tangan-tangan matematis

Serta sebuah surat dalam amplop coklat berisi domba-domba putih mengembikan seribu jerawat di muka kamu

 Seperti muka terakhirmu yang kulihat di cerminan bulan purnama mei 2004

Saat aku melolong di atas puncak bukit tempat para hyang berkomunikasi dengan agen-agennya

Saat kita tidak tahu lagi seberapa ranjang pernah kita jajaki kemuramannya

Saat denging ribuan cahaya di telinga kita melemparkanku pada percakapan-percakapan terakhir kita

Percakapan-percakapan tentang daftar panjang para penjinak buaya atau percakapan tentang model rambut kita yang terjebak pada kejayaan 1999

Atau percakapan tentang 7 hari yang diteriakan Robert Smith seperti yang telah diteriakan para nabi fantasi dari negeri kubus

Dan kamu ingat lighter zippo kita yang mereplica bangunan para dewa? Kamu ingat lagu itu yang tiba-tiba aku nyanyikan tanpa sadar meski aku tak suka komposernya…

Ayo, sayang… nyalakan apiku! Lalu jarimu memetik dawai zippo, terbunyi denting khas, lalu kamu menggasak pemantik, lalu api, lalu kamu membakarku, setiap kali, selalu seperti itu, aku hangus dan hidup kembali dalam tubuh baru, bayi baru… seperti phoenix dan kamu adalah tuhan para phoenix

Ah kamu…

 

Sarkas kita di bulan purnama itu

Melejitkan tubuhmu seperti ujung-ujung api

Terlepas memadam

Dan aku begitu batu

 Terboyak banal

Lalu jeritan-jeritan teredam yang memecahkan salah satu asset bersama kita di kamar terakhir itu, cermin ajaib pemberian Borges yang bisa menggandakan kita berdua sehingga kita selalu punya penggaris untuk mengetahui jarak kita, dan kamu selalu akurat menebak itu

Ah kamu…  

 

Gergaji angin membadai di kepalaku

Surup tubuhmu pada tubuhnya

Dia yang datang pada purnama sama pada april 2008

Empat tahun wajahmu menato permanent di kurva-kurva nini anteh

Lalu tiba-tiba itu semua tercetak di mukanya

Membentuk senyumnya

Menyempurnakan wajahnya menjadi tidak simetris

Mengalunkan suaranya, dalam frekwensi tertentu ada kamu di situ…

Ah kamu…

Udah ya…!? (manja)


ruhlelana wrote on Apr 27
:-)))))))))))))))))
aidavyasa wrote on Apr 27
He? Knp?
ruhlelana wrote on May 1
gapapa... hanya saja ingatan sedang tidak beres me-manage pensieve nya
fantagoria wrote on May 8
kita selalu punya penggaris untuk mengetahui jarak kita, dan kamu selalu akurat menebak itu
that is my most favorite line of all... fufufu...
ruhlelana wrote on May 8
karena itu harapan kita semua bukan?
darmawayang wrote on May 8
nuju online dimana yeuhhh???
Add a Comment
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help