Catatan Pendongeng Keliling

ervin's posts with tag: klasik

What are tags? You can give your posts a "tag", which is like a keyword. Tags help you find content which has something in common. You can assign as many tags as you wish to each post.
View posts by people in your network with tag klasik
Blog Entrysebatang rokokFeb 13, '08 1:21 AM
for everyone

Namaku Kau-Tahu-Siapa-Aku.

Aku adalah sebatang rokok.

Sepertinya sebatang rokok benar-benar sebuah kenyataan, ketika ayahku selalu berkata bahwa istrinya adalah botol-botol berisi Vodka. Jangan biarkan botol selalu terisi, jangan biarkan sloki selalu kosong, begitu katanya setiap kali.

Aku tak tahu, aku adalah sebatang rokok.

Ibuku selalu mengajariku membedakan dada kiri dan dada kanan. Inilah dada kiri, bila kau sentuh itu, kau akan menjadi pahlawan di mata wanita. Dan ini adalah dada kanan, bila kau meremasnya, wanita akan tergila-gila padamu. Begitu kata ibuku sambil dia membuka seluruh pakaiannya dan bermasturbasi di depanku, merangsangku dan mengajakku bermain cinta. Aku mulai terangsang!

Aku hanyalah sebatang rokok.

Kuperkosa otakku dengan buku-buku dan filsafat-filsafat. Aku menjadi abu dan asap. Tidak terbang aku malah tersenyum sendiri. Menyaksikan konyolnya penciptaan-penciptaan yang diawali dari sebuah ketidak puasan dan lalu mencoba-mencoba.

Aku memang sebatang rokok.

Sebatang rokok yang menjadi budak paradigma sebuah cermin dari siluet api-api kejantanan. Padahalkah aku betina? Awan-awan yang menggumpal dalam neuron-neuron di otakku telah memadamkan api-api itu.

Akankah aku sebatang rokok?

Sebab malam hari ini tak ada sebatangpun rokok di kamarku. Sedang insomnia telah sukses menyerang anak mataku. Kelopak indah di mataku telah hilang seperti seorang biksu yang memotongnya dan lalu melemparkannya ke tanah, menjadi sebuah tanaman.

Aku adalah sebatang rokok.

Dengan segelas teh manis menemaniku. Aku menjadi seorang pemimpi. Selalu mimpi diangkat dari sebuah peti mati. Bukankah mimpi indah telah sekian lama membuaiku dalam ketidak mampuan? Jadi keluar dari peti mati akan lebih indah daripada masuk kedalamnya.

Akulah sebatang rokok.

Ketika Robert Jhonson memainkan slide gitarnya mengiringi teriakan Dylan dalam sebuah pertunjukan mimpi-mimpi keabadian. Iskandar duduk di kursi VIP bersama keanggunan seekor Cleopatra. Venus melayang memperhatikan[1] pantat seksinya padaku, telanjang. Payudaranya begitu indah!

Oh, Tuhan! Aku telah menjadi sebatang rokok.

Rokok kretek atau rokok putih. Dengan atau tanpa filter. Light atau bukan. Aku tetap sebatang rokok. Yang akan segera mati dalam penantian dan dada tak tenang. Ketika itu tubuhku telanjang. Dicumbu para pelacur dan mati ketika ejakulasi.

 

Aku sebatang rokok.

Dalam puncak; Kematian dan Orgasmus.

 

 

Bandung, medio 1999

 


[1] Kata “memperhatikan” dalam kalimat ini maksudnya adalah memperlihatkan atau memamerkan. Sengaja memakai kata ini sebab ada imaji yang berbeda ketimbang memakai kedua kata yang lainnya, alasan lainnnya bahwa kata ini memiliki kekuatan mistis yang tak diduga sebelumnya, bahkan oleh saya sendiri. Meskipun janggal, saya tetap akan mempertahankannya. “Memperhatikan” jika dipakai dalam kalimat ini akan menggetarkan jiwa dan kepala. Dan pantat seksi terlalu dangkal apabila hanya diperlihatkan, diperhatikan memiliki kedalaman yang luar biasa.


© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help